Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang
Hijabers » Nasihat » Surga Bagi Wanita yang Mengerjakan Kebaikan
Surga Bagi Wanita yang Mengerjakan Kebaikan
Kenikmatan Surga Bagi Wanita yang Mengerjakan Kebaikan. surga dalam bahasa Arab disebut jannah. Kosakata dalam bahasa Arab yang terdiri dari huruf jim dan nun dengan berbagai bentuknya memiliki pengertianbendaatau . . .
Senin, 18/11/2013 06:01 WIB
Surga Bagi Wanita yang Mengerjakan Kebaikan

Kenikmatan Surga Bagi Wanita yang Mengerjakan Kebaikan.

Bag 1 ..

surga dalam bahasa Arab disebut jannah. Kosakata dalam bahasa Arab yang terdiri dari huruf jim dan nun dengan berbagai bentuknya memiliki pengertianbendaatau sesuatu yang tersembunyi Surga yang dijanjikan Allah kepada hamba-hamba-Nya yang bertakwa disebut jannah, karena banyaknya pohon yang terdapat di sana, yang saling menutupi satu sama lain. Pengertian ini sejalan dengan hadis Nabi Saw. yang berbunyi, "Di dalam surga terdapat sebatang pohon yang naungannya tidak terlewati oleh seorang pengembara selama seratus tahun" (HR Muslim dari Sahi ibn Saad r.a.).

Hati kita juga disebut al-janan karena ia merupakan sesuatu yang tertutup oleh dada. Ada pula yang mengatakan bahwa ia disebut demikian karena pikiran dan lintasan hati yang dimilikinya tertutup dan tidakterlihat. Dengan demikian, segala yang tidaktampakoleh pandangan mata, atau tersembunyi, disebut sebagai janan. Itu pula sebabnya, kuburan disebut junan karena ia menutupi orang yang dikubur di dalamnya.

Al-janin (janin) disebut demikian karena ketersembu- nyiannya dalam perut ibunya, sebagaimana yang terdapat zialam firman Allah yang berbunyi, Dan ketika kamu ma- s - tersembunyi (ajinnatj dalam perut ibumu (QS Al-Najm :53j: 32).

Termasuk dalam kategori ini adalah ucapan Nabi S-iyang mengatakan, "Puasa itu adalah junnah (perisai)." Z-a- penjelasan Utsman ibn Abi AI-Ash terhadap kata - "zn yang berbunyi, "Puasa itu adalah junnah (perisai) s-rw-e^ti junnah kalian dalam peperangan." Karena, puasa ~enutupi pelakunya dari syahwat dan nafsu. Demikian tulis Mutawalli Al-Syarawi.

Begitu banyak kenikmatan yang didapat di dalam surga kelak, seperti diberi buah-buahan, kekekalan hidup, sungai-sungai yang mengalir, dan sebagainya, Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan, "Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu."Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada istri-istri yang suci dan mereka kekal di dalamnya (QS Al-Baqarah [2]: 25).

Maka, Allah memberi mereka pahala terhadap perkataan yang mereka ucapkan, surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, sedangkan mereka kekal di dalamnya. Dan itulah balasan orang-orang yang berbuat kebaikan. (QS Al-Maidah [5]: 85)

Bahkan, para penghuni surga pun dari hari ke hari semakin bertambah cantikdan tampan,dengan pakaian yang juga semakin indah. Dari Anas ibn Malik r.a. bahwa Rasulullah Saw. bersabda, "Di dalam surga terdapat sebuah pasar yang didatangi penduduk surga setiap hari Jumat. Angin bertiup dari sebelah kanan menyentuh muka dan pakaian mereka, menyebabkan muka dan pakaiannya bertambah cantik/tampan dan indah. Ketika mereka pulang ke rumah, didapatinya istri mereka bertambah cantik dan indah. Kata mereka kepada istrinya, Engkau sungguh- sungguh tambah cantik dan pakaianmu tambah indah sepeninggalku. Jawab istrinya, Engkau, demi Allah, sungguh tambah tampan dan pakaianmu tambah indah pula sekembalimu"(HR Muslim).

Mengenai pakaian para penghuni surga, beberapa ayat dalam Al-Quran menginformasikan hal tersebut, Mereka itulah yang memperoleh Surga Adn, mengalir sungai- sungai di bawahnya; dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang emas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutra halus dan sutra tebal, sedangkan mereka duduksambil bersandar di atas ranjang-ranjang yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah (QS Al-Kahf [18]: 31).

Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga- surgayang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutra. (QS Al-Hajj [22]: 23)

Mereka berpakaian sutra halus yang hijau dan sutra tebal dan memakai gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih (dan suci). (QS Al-lnsan [76]: 21)

Sedemikian bersihnya surga, para penghuninya pun tidak melakukan aktivitas yang berkaitan dengan najis dan kotoran, kendati mereka makan dan minum di dalamnya. Dari Jabir r.a. bahwa ia mendengar Nabi Saw. bersabda, "Sesungguhnya penduduk surga makan dan minum di dalamnya. Tetapi mereka tidak meludah, tidak kencing, tidak buang air besar, dan tidak membuang ingus." Para sahabat bertanya, "Bagaimana makanan yang mereka makan?" Jawab beliau, "Keluar dari sendawa yang baunya harum seperti bau kesturi. Mereka selalu membaca tasbih dan tah-mid sebanyak tarikan napas kalian" (HR Muslim).

Sebagai bentuk penghormatan kepada para peng-huni surga, kelak Allah Swt.akan mengucapkan salam ke-pada mereka, Penghormatan kepada mereka (orang-orang mukmin) pada hari mereka menemui-Nya ialah, "Salam," dan Dia menyediakan pahala yang mulia bagi mereka (QS Al-Ahzab [33]: 44).

(Kepada mereka dikatakan), "Salam,"sebagai bentuk ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang. (QS Ya Sin [36]: 58)

Sumber : Wanita yang Dirindukan Surga
Karya : M. Fauzi Rachman
Penerbit : Mizani

 







comments powered by Disqus
Teh Ninih
connect with abatasa