Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang
Hijabers » Nasihat » Istighfar dan Pembuka dari Allah
Istighfar dan Pembuka dari Allah
Ya Allah, aku beristighfar saat taubat kepada-Mu, namun pada saat yang sama aku mengulangi kesalahan kembali. Aku beristighfar kepada-Mu saat aku berjanji, tapi aku melanggarnya kembali. Aku beristighfar kepada-Mu dari ....
Rabu, 23/04/2014 09:41 WIB
Istighfar dan Pembuka dari Allah

Wahai wanita yang dirundung kesedihan...

Rahasia ketenangan dan kedamaian surga adalah istighfar. Syeikh Islam Ibnu Taimiyah semoga Allah mensucikan ruhnya berkata, "Sesungguhnya ketika masalah ditimpakan kepadaku, maka aku segera beristighfar kepada Allah sebanyak seribu kali. sedikit atau banyak, Allah  akan membukakan kunci masalah tersebut untukku.”

Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya ketika mereka menganiaya dirinya datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasulpun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. An Nisaa [4]: 64).

Ya Allah, aku beristighfar saat taubat kepada-Mu, namun pada saat yang sama aku mengulangi kesalahan kembali. Aku beristighfar kepada-Mu saat aku berjanji, tapi aku melanggarnya kembali. Aku beristighfar kepada-Mu dari segala perbuatanku dengan mengharap ridha-Mu, namun aku mengotorinya dengan amalan yang aku kerjakan bukan karena-Mu. Aku beristighfar kepada-Mu atas segala nikmat yang telah Engkau curahkan kepadaku, namun aku pergunakan kenikmatan itu untuk bermaksiat kepada-Mu.

Ya Allah...

Aku beristighfar kepada-Mu, Rabb Yang Maha Mengetahui alam ghaib dan alam nyata. Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang dari setiap dosa atau kemaksiatan yang aku lakukan di siang hari atau di tengah kegelapan malam, dalam keramaian atau kesunyian, baik secara sembunyi-sembunyi atau terang-terangan.

Ya Allah....

Sesungguhnya aku beristighfar kepada-Mu dari setiap dosa, dan raga ini menjadi kuat hanya dengan ampunan-Mu. Tangan ini meraih karena karunia dari kenikmatan-Mu, dan mendapatkan keluasan rezeki-Mu. Dan terhalangnya semua keperluanku tanpa campur tangan orang lain, tiada lain karena naungan-Mu. Aku bertawakkal atas harapan dan keinginan-Mu, dan aku akan mengemis atas kemuliaan dan maaf-Mu, ya Allah.

Ya Allah....

Sesungguhnya segala harapan dan cita-cita hanya bergantung pada kemuliaan-Mu. Tidak akan terputus ikatannya kecuali dengan murka-Mu.

Ya Allah....

Inilah umat-Mu yang senantiasa berbuat dosa, berlutut dihadapan-Mu, memohon perlindungan dengan kemuliaan dan ampunan-Mu. Bukakanlah gudang rahmat-Mu yang melebihi amarah dan murka Engkau, ya Allah.

Ya Allah....

Sesungguhnya aku tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan-Mu. Sedangkan aku sering menyerahkan segala urusanku pada selain Engkau ya Allah.

Ya Allah....

Dengarkanlah doa kami. Janganlah Engkau putuskan setiap yang kami pinta kepada-Mu. Kami gantungkan harapan ini kepada-Mu, karena sesungguhnya yang demikian itu sangat mudah bagi Engkau, ya Allah. Sesungguhnya Engkau adalah raja yang paling baik dan penolong terbaik. Tiada daya dan upaya kecuali dengan Engkau, ya Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.

***

Sumber: Laa Tahzan for Women (Jangan Bersedih, Nikmatilah Hidupmu)







comments powered by Disqus
Teh Ninih
connect with abatasa