Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang
Hijabers » Parenting » Tujuh Konsep Inti untuk Keluarga yang Akrab
Tujuh Konsep Inti untuk Keluarga yang Akrab
Anda terhubung dengan anak-anak Anda karena suatu alasan. Kalian, bagaimanapun juga, terikat untuk melewatkan waktu bersama-sama di atas burrii ini. Setiap hari tersedia kesempatan untuk merawat jiwa keluarga Anda.
Sabtu, 17/03/2012 06:48 WIB
Tujuh Konsep Inti untuk Keluarga yang Akrab

Anda terhubung dengan anak-anak Anda karena suatu alasan. Kalian, bagaimanapun juga, terikat untuk melewatkan waktu bersama-sama di atas burrii ini. Setiap hari tersedia kesempatan untuk merawat jiwa keluarga Anda. Itu sangat mungkin. Anak-anak Anda tidak pernah terlalu muda atau terlalu canggih untuk mulai memahami konsep inti itu. Tidak soal seperti apa tampaknya keluarga Anda—dan Los Angeles Times belum lama ini mengemukakan hasil survei bahwa ada lebih dari dua puluh delapan jenis ibu di Amerika dewasa ini—Anda dapat mulai menjalin hubungan yang lebih mendalam sekarang.

Ya, kita memang sibuk, tetapi dengan menjalankan tujuh konsep inti ini, hidup kita akan menjadi lebih seimbang.

Tujuh Konsep Inti:

  • Toleransi: Jangan meributkan hal-hal sepele. Anda tidak akan mengingat rumput liar di halaman depan sepuluh tahun yang akan datang, tetapi Anda mungkin akan ingat tawa putri Anda yang berusia sembilan tahun ketika Anda mengajari dia melempar Frisbee—begitu pula dia. Toleran berarti juga memahami bahwa orang-orang yang kita cintai mungkin mempunyai gambaran yang berbeda dalam pikiran mereka tentangcara mengakhiri berbagai peristiwa.
  • Waktu Bersama-sama: Inilah yang paling penting. Galilah kreativitas dan ambil manfaatnya bagi seluruh keluarga. Rencanakan waktu khusus, isi momen-momen istimewa, ubah acara rutin dengan melibatkan seluruh keluarga, nikmati bersama- sama hobi Anda, libatkan diri Anda dalam kegiatan yang menarik minat anak-anak.
  • Jatuh-Bangun: Jangan pernah menyerah, teruslah mencoba pendekatan- pendekatan baru untuk menjalin hubungan yang lebih mendalam dengan anak-anak dan suami/istri Anda. Sesuaikan diri Anda dengan usia dan minat anak yang berubah- ubah.
  • Terjunlah ke Dunia: Tunjukkan kasih sayang dalam tindakan sebagai suatu keluarga.
  • Kurangi Menggurui, Perbanyak Mendengar: Hormatilah sudut pandang dan impian satu sama lain—belajarlah dari anak-anak Anda.
  • Sarana Hidup: Mulailah menciptakan kotak-penyimpan keyakinan yang unik bagi | keluarga. Tentukan keyakinan-keyakinan dan nilai-nilai apa yang layak disimpan dalam “kotak” tersebut, mengapa demikian, dan bagaimana keluarga Anda dapat memanfaatkannya.
  • Cinta Menyeluruh: Anda tidak akan keliru jika benar-benar mencintai keluarga Anda. Jangan beranggapan bahwa mereka tahu sebesar apa cinta Anda kepada mereka— sering-seringlah menunjukkannya.

 

Disadur dari buku SQ untuk Ibu, Penulis: Mimi Doe, Penerbit KAIFA







comments powered by Disqus
Teh Ninih
connect with abatasa