Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Teh Ninih (Ninih Mutmainah)

» Meraih Lailatul Qodar
Meraih Lailatul Qodar
Saudaraku, tahukah engkau betapa nikmatnya menghabiskan malam-malam Ramadhan, terutama di sepuluh malam terakhir, di Masjidil Haram? Bagaimana tidak, masjidnya indah, mewah, dan megah, bernilai sejarah tinggi; diimami oleh im
Jum'at, 06/06/2014 15:27 WIB
Meraih Lailatul Qodar

Saudaraku, tahukah engkau betapa nikmatnya menghabiskan malam-malam Ramadhan, terutama di sepuluh malam terakhir, di Masjidil Haram? Bagaimana tidak, masjidnya indah, mewah, dan megah, bernilai sejarah tinggi; diimami oleh imam yang shaleh, hafidh Quran dan memahami isi Al-Quran sehingga bacaannya terasa menggetarkan hati; dan dimamumi oleh banyak orang dari berbagai suku bangsa. Dan yang paling utama adalah bahwa shalat di Masjid Al-Haram jauh lebih istimewa dibandingkan shalat di masjid lain. Nabi Muhammad SAW. bersabda, yang artinya:

Janganlah melakukan perjalanan kecuali untuk tiga masjid, yaitu Majid Al-Haram (di Mekah), Masjid Ar-Rasul (di Madinah), dan Masjid Al-Aqsa (di Yerusalem). (H.R. Bukhari dari Abu Hurairah).

Satu kali shalat di masjidku lebih baik daripada seribu kali shalat di masjid lain, kecuali di Masjid Al-Haram. (H.R. Bukhari dari Ab Hurairah).

Saudaraku, apabila engkau tidak bisa pergi ke Masjid Al-Haram, engkau bisa pergi ke masjid-masjid yang ada di sekitar rumahmu. Di sana engkau bisa melakukan amalan yang sama dengan yang dikerjakan di Masjid Al-Haram, kecuali berthawaf. Engkau bisa beritikaf, mencari Lailatul Qodr, bertadarus Al-Quran, dan berdzikir di masjid terdekat.

Saudaraku, jika meninggalkan rumah dan beritikaf di masjid itu tidak mungkin engkau lakukan, beribadahlah dengan sungguh-sungguh di dalam rumahmu, dan carilah Lailatul Qadar di sepertiga terakhir Ramadanmu. Sungguh sangat mudah bagi Allah SWT memberikan malam Lailatul Qodr kepada siapapun yang Dia kehendaki.

Saudaraku, tahukah engkau apa sebenarnya Lailtul Qadr itu? Al-Quran telah mejelaskan dalam surat Al-Qadr: 1-5:

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-
Quran) pada malam kemuliaan (Lailatul Qadr). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan (Lailaul Qadr) itu? Malam kemuliaan (Lailatul Qadr) itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar (Q.S. Al Qadr: 1-5).

Saudaraku, janganlah engkau memiilih-milih "mana malam yang kira-kira ada Lailatul Qodr dan mana yang bukan". Yang paling penting bagi kita adalah menghidupkan setiap malam Ramadhan dengan beribadah sugguh-sungguh kepada Allah SWT.

Saudaraku, tahukah engkau, kapan terjadinya Lailatu Qadr? Itu adalah rahasia Allah SWT. Hanya saja nabi SAW telah memberi gambaran bahwa Lailatul Qadr terjadi di malam-malam ganjil sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan.

Saudaraku, apabila engkau ingin mendapatkan Lailatul Qadr atau engkau sedang mendapati Lailatul Qadr, bacalah doa seperti yang dicontohkan nabi Muhammad SAW, Allohuma inaka afuwwun tuhibul afwa fafuannii "Ya Allah sesungguhnya Engaku Maha Pengampun, Engkau suka mengampuni, maka ampunilah aku".
Saudaraku, Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita untuk minta ampun kepada Allah SWT. Mereka yang mendapat ampunan dari Allah SWT telah dijanjikan akan mendapatkan tiga hal.
1. Mereka akan terhindar dari kesedihan. Siapapun yang memohon ampunan di malam Lailatul Qodr akan diampuni oleh Allah SWT. Ia juga akan diberikan ketentraman batin dan kesedihannya akan hilang.
2. Mereka akan mendapatkan jalan keluar dari setiap kesulitan. Setelah Allah SWT megampuni dosa-dosa hamba-Nya, Ia kemudian akan memberi pertolongan bagi hamba pilihannya agar keluar dari kesusahannya.
3. Mereka akan diberi rizki dari jalan yang tidak mereka duga.

Semoga kita termasuk orang-orang yang dipilih Allah SWT untuk mendapatkan keindahan malam Lailatul Qadr. Ya Allah SWT, kabulkan doa kami.







comments powered by Disqus
connect with abatasa