Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Teh Ninih (Ninih Mutmainah)

» Orang-orang yang Melaksanakan Shalat
Orang-orang yang Melaksanakan Shalat
Orang-orang yang melaksanakan shalat itu terbagi menjadi tiga kelompok. Mereka adalah: 1. Orang jahil (tidak berilmu), yaitu mereka yang menjalankan shalat tetapi dia tidak mengetahui ilmu shalat. Artinya, mereka tidak menget
Jum'at, 06/06/2014 15:31 WIB
Orang-orang yang Melaksanakan Shalat

Orang-orang yang melaksanakan shalat itu terbagi menjadi tiga kelompok. Mereka adalah:
1. Orang jahil (tidak berilmu), yaitu mereka yang menjalankan shalat tetapi dia tidak mengetahui ilmu shalat. Artinya, mereka tidak mengetahui syarat sahnya shalat serta tidak faham rukunnya. Mereka menjalankan shalat hanya ikut-ikutan saja.
2. Orang-orang ghofil, yaitu mereka yang lalai dalam shalatnya. Golongan ini pada umumya megetahui rukun serta syarat sahnya shalat, tetapi hati dan pikiran mereka tidak hadir saat shalat. Hati dan pikirannya berkonsentrasi pada urusan lain, bukan pada shalat yang sedang mereka laksanakan. Kelompok ini adalah termasuk mereka yang celaka yang telah disebutkan dalam firman Allah SWT,

1. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
2. Itulah orang yang menghardik anak yatim,
3. Dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.
4. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,
5. (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya,
6. Orang-orang yang berbuat riya
7. Dan enggan (menolong dengan) barang berguna. (Q.S. Al-Maauun:1-7)

Saudaraku, mungkin engkau bertanya, mengapa mereka celaka padahal mereka melakukan shalat? Jawabannya adalah karena mereka lalai ketika menjalankan shalat. Sewaktu shalat mereka tidak ingat shalat dan tidak mengingat Allah SWT. Sebaliknya, saat shalat mereka memikirkan urusan duniawi yang seharusnya mereka lupakan; mereka memikirkan sepatu baru, pakaian untuk ke undangan, tabungan di bank, barang dagangan di pasar, dsb. Saudaraku, tinggalkanlah urusan duniawi saat engkau shalat. Jika tidak, Allah SWT tidak akan ridha. Saudaraku, semoga Allah SWT menerima taubat kita dan kembali menuntun kita agar kita keluar dari golongan ini dan masuk ke kelompok orang-orang yang khusu dalam shalatnya. Amiin.

3. Orang-orang khusyu, yaitu mereka yang ketika shalat benar-benar taqorrub (mendekatkan diri) kepada Allah SWT tidak ada urusan yang menjadi hijab (penghalang) antara hati dan pikirannya dari Allah SWT. Ia benar-benar berkonsentrasi pada shalatnya.







comments powered by Disqus
connect with abatasa